Oleh Jro Gde Sudibya
Gandhi Jayanti, 2 Oktober 2026 perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Mahatma Gandhi, Bapak Pendiri India dirayakan secara luas di India, sebagai hari libur nasional.
Sebagai negarawan humanis, Gandhi Jayanthi dirayakan di seluruh dunia bagi para Gandhian, para pengikut dan mereka yang terpengaruh ajaran dan keteladan dari Gandhiji.
Keteladanan dari Mahatma Gandhi, menyebut beberapa, pertama, politik mesti berbasis etika dan moral, moralitas menjadi basis dan perpanjangan dari kerja politik. Politik emoh kekerasan (Ahimsa), dan berbasis kepada kebenaran (Satya dan Dharma).
Kedua, pengembangan ekonomi berbasis kepada ekonomi pengendalian diri (self control economy), bukan ekonomi melipat-gandakan keinginan yang melahirkan ekonomi keserakahan (greedy economy).
Ketiga, ucapannya yang amat sangat terkenal, bumi mampu memenuhi kebutuhan dasar manusia bukan keserakahan manusia. Pesan moral yang semakin penting dan relevan dalam krisis iklim yang sedang berlangsung.
Keempat, ucapannya yang inspiratif, "berkatalah sebatas apa yang sanggup kamu lakukan", "my life is my message", karya saya adalah pesan kehidupan saya, kata bijak tepat di era "omon-omon" dewasa ini.
Kelima, Gandhiji menulis 7 dosa sosial manusia (Seven Social Sins) yang merupakan penyakit masyarakat (social diseases): politik tanpa prinsip, bisnis tanpa moralitas, pencarian kekayaan tanpa upaya kerja, pendidikan tanpa karakter, iptek tanpa kemanusiaan, pencarian kesenangan tanpa pengendalian diri, dalam bahasa Gandhiji, "leasure without consience" dan pemujaan Tuhan tanpa kerelaan berkorban. 7 dosa sosial yang pas menggambarkan kehidupan di zaman NOW.
*) Jro Gde Sudibya, intelektual Hindu, pengamat kecenderungan masa depan.