Presiden WHP Resmikan Padmasana, Jembatan Spiritual Bali - India
Banner Bawah

Presiden WHP Resmikan Padmasana, Jembatan Spiritual Bali - India

Atmadja - atnews

2019-09-09
Bagikan :
Dokumentasi dari - Presiden WHP Resmikan Padmasana, Jembatan Spiritual Bali - India
Slider 1
India, 9/9 (Atnews) - Presiden World Hindu Parisad (WHP) Made Mangku Pastika beserta rombongan meresmikan Padmasana Kalingga Bali di Odisha India, Minggu (8/9).
Peresmian ditandai dengan penyerahan Prasasti Padmasana dari Presiden WHP Pastika kepada Magistrat  Districk Cuttack.
Padmasana yang diberi tulisan dalam dua bahasa: bahasa Latin dan aksara Bali tersebut diberi nama "Padmasana Kalingga Bali".
Setelah itu dilakukan persembahyangan yang diawali Trisandya bersama para pegawai Museum Maritim Cuttack beserta masyarakat setempat.
Magistrat District Cuttack menyambut baik kedatangan  rombongan WHP yang telah membangun jembatan spiritual dengan membangun Padmasana ini. 
"Atas nama pemerintah Cuttack dan masyatakat, saya menyambut baik atas pembangunan Padmasana  dan beberapa kolektor lukisan dan barang seni lainnya untuk dipajang di Meseum Maritim Odisha,” ujarnya.
Dengan adanya Padmasana ini, jelas  merupakan jembatan spiritual antar kedua daerah. Khususnya Pemerintah Daerah Odisha khususnya Cuttack dan Bali.
Lebih jauh dikatakan, pihaknya merharapkan kunjungan persaudaraan ini dapat mempererat hubungan kedua daerah,  termasuk bekerja sama dalam pengembangan pariwisata ke depan.
Bahkan Magistrat District memerintahkan salah satu duta pariwisata Cuttack dapat lebih aktif untuk menghubungi dan dihubungi sebagai "kontak person" resmi pemerintah, sehingga apa yang diperlukan dapat terakses dengan baik dan cepat.
Sementara Presiden WHP Pastika menyampaikan kedatangannya  sebagai bagian dari napak tilas dari perjalanan leluhur Rsi Markandeya pada ribuan tahun lalu. 
"Oleh karena itu, apa yang dilakukan ini adalah seperti pulang ke rumah sendiri,” ujar Pastika yang juga Anggota DPD RI Dapil Bali.
Lebih lanjut dikatakan perjalanan ini merupakan historikal dari seorang Rsi Markandeya untuk berdagang di samping  membangun ekonomi, budaya dan agama Hindu.
Dalam konteks saat ini, pihaknya harus mampu menangkap spirit tersebut dengan mempererat hubungan dan  mengadakan kerja sama antarkedua belah pihak.
"Untuk mempererat hubungan antar kedua belah pihak, pihaknya siap mempasilitasi pertemuan antara Pemerintah Odisha dengan Pemerintah Provinsi Bali, sehingga mendapatkan manfaat napak tilas yang dirasakan.
Setelah berkeliling Museum Maritim Cuttack, Presiden WHP bersama Ayu Pastika, Agus Indra Udayana, Wakil Sekjen WHP I Ketut Ngastawa, Agus Maha Usada, salah satu Pengurus WHP yang juga Ketua NCPI Bali, dan anggota rombongan lainnya melanjutkan ke Unkal University, Odisha dimana Presiden WHP didapuk sebagai Pembicara. (ART/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bukan Monoton Operasi Gaktib & Yustisi TNI

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger