Petinggi Universitas Nasional Dong Hwa Taiwan, Belajar Subak di Bali
Banner Bawah

Petinggi Universitas Nasional Dong Hwa Taiwan, Belajar Subak di Bali

Atmadja - atnews

2019-06-08
Bagikan :
Dokumentasi dari - Petinggi Universitas Nasional Dong Hwa Taiwan, Belajar Subak di Bali
Slider 1
Denpasar, 8/6 (Atnews) -  Para petinggi Universitas Nasional Dong Hwa Taiwan, datang ke Bali untuk belajar tentang sistem subak. Mereka terdiri dari enam orang, dipimpin Dr. Ming-Chien Su, Wakil Dekan Kantor Hubungan Internasional universitas tersebut. Mereka diantar oleh Prof. Wayan Windia, selaku Ketua Puslit Subak Universitas Uadayana ke lapangan, agar tahu persis kondisi lapangan dan mekanisme kerja sistem subak di Bali. 
Dr. Ming-Chien Su mengatakan bahwa tahun lalu, TV Taiwan meliput dan menyairkan sistem subak di Bali, dengan nara sumber Prof. WIndia. Oleh karenanya, mereka meminta kepada pihak travel, agar bisa dipertemukan dengan Prof. Windia, untuk meminta keterangan tentang subak.
Dikatakan bahwa dengan melihat subak di lapangan, maka mereka berharap dapat lebih cepat mengerti tentang sistem subak di Bali. Kalau mungkin mereka bisa menerapkan sistem subak di Taiwan. Bahwa di Taiwan, cukup banyak penduduknya yang hidup dari sektor pertanian. Namun petani di Taiwan umumnya sudah berumur. "Umur petani di Taiwan, rata-rata 56 tahun" katanya. 
Hal itu hampir sama dengan umur petani di Bali dan di Indonesia pada umumnya. Di Taiwan juga banyak penduduk yang tidak suka bertani. Mereka lebih memilih tinggal dan bekerja di perkotaan.
Disebutkan juga bahwa dengan mengembangkan sektor agrowisata di kawasan subak, maka petani akan lebih suka bertani, karena bisa mendapatkan pendapatan tambahan dari sektor non pertanian. Mereka juga bisa menjual hasil pertaniannya langsung kepada konsumen. Diharapkan keuntungan petani akan bisa meningkat.    
Mereka berharap dapat mengadakan penelitian tentang petani di Bali, dan bisa dibandingkan dengan sistem petani di Taiwan. Risetnya akan ditekankan pada aspek sosio-antropologis. " Saya berharap dapat menjalin kerjkasama riset dengan tim dari Univ. Udayana" katanya. Sebelum mereka datang ke Bali untuk melihat subak, mereka menanda-tangani MoU dengan ITS di Surabaya. (win/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Informasi Update Aplikasi atnews v.1.2

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Wagub Giri Prasta Apresiasi Pitra Yadnya Massal, Ringankan Beban dan Pererat Persaudaraan Warga

Wagub Giri Prasta Apresiasi Pitra Yadnya Massal, Ringankan Beban dan Pererat Persaudaraan Warga

Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50, Indonesia Pangkas 44 Juta Ton Emisi CO₂ dan Jadi Sorotan Dunia

Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50, Indonesia Pangkas 44 Juta Ton Emisi CO₂ dan Jadi Sorotan Dunia

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan