Banner Bawah

KLH/BPLH Selesaikan Registri Karbon Baru, Indonesia Carbon Market Outlook 2026

Admin 2 - atnews

2026-04-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - KLH/BPLH Selesaikan Registri Karbon Baru, Indonesia Carbon Market Outlook 2026
Carbon Market Indonesia (ist/atnews)

Jakarta (Atnews) - Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mengumumkan bahwa registri karbon baru SRUK (Sistem Registri Unit Karbon) akan diselesaikan dan segera diluncurkan. 

Dengan ini, Wamen Diaz mengajak pengembang proyek (project developers) karbon untuk mengikuti tahap uji coba. 

“SRUK target operasinya bulan Juli, sesuai dengan arahan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, jadi kalau ada project developers yang sudah siap PDD-nya (project design document), sekarang sudah bisa lakukan uji coba, untuk memasukkan data dalam registri tersebut,” ujar Wamen Diaz. 

Wamen Diaz menyampaikan hal ini pada acara Indonesia Carbon Market Outlook 2026 yang diselenggarakan oleh UK PACT di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Pada kesempatan ini, Wamen Diaz menjelaskan bahwa tahap uji coba ini penting untuk mempercepat mulainya perdagangan karbon.

“Kita butuh untuk terus dorong perdagangan karbon untuk membantu mengatasi masalah pendanaan dan kita pun sekarang masih dalam proses untuk berbagai hal, jadi kami butuh bantuan Bapak/Ibu untuk ikut berpartisipasi dalam tahap uji coba, sehingga saat diluncurkan, semuanya sudah tinggal jalan,” jelas Wamen Diaz. 

Wamen Diaz mengingatkan bahwa perdagangan karbon menjadi salah satu solusi untuk menutup kesenjangan pendanaan yang ada di dunia untuk memitigasi dampak dari perubahan iklim. “Masalahnya sekarang adalah pendanaan iklim, menurut studi, kita membutuhkan 8.6 triliun USD per tahun sampai tahun 2030 kedepannya akan naik ke 10 triliun, namun dunia baru mampu memberikan pendanaan sekitar 1.4-1.9 triliun, jadi ada kesenjangan pendanaan yang cukup besar”. 

Di Indonesia sendiri, Wamen Diaz menjelaskan bahwa kesenjangan pendanaan iklim terjadi hingga sekarang dan pendanaan iklim yang  sepatutnya belum juga terealisasi. “Secara domestik, kurang lebih sama, masih ada kesenjangan pendanaan yang tinggi, kita membutuhkan 470 triliun per tahun dari tahun 2020 sampai 2030, tapi yang tersedia baru hanya 76 triliun untuk mengatasi isu perubahan iklim”. 

Dengan ini, Wamen Diaz mengapresiasi UK PACT serta INDEF dan Eco Securities yang sudah menyelenggarakan acara ini. “Yang penting untuk ditekankan, kenapa kita semua disini, jadi saya rasa pertemuan ini sangat penting, dengan bantuan UK PACT, INDEF, dan Eco Securities, karena effort semua yang ada disini, kita dapat mendorong agar perdagangan karbon terealisasi dan menjadikan ini upaya untuk menutup kesenjangan pendanaan, secara domestik maupun global”. 

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jeremy, menyampaikan apresiasi kepada pemerintahan Indonesia dalam membangun perdagangan karbon yang sudah menjadi amanat Presiden Prabowo saat bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada bulan Januari silam. 

“Forum ini sesuai dengan amanat Presiden (Prabowo Subianto) untuk mengembangkan perdagangan karbon melalui kerjasama Indonesia dan Inggris, kami harap dukungan dari Inggris bisa berkelanjutan dan berjangka panjang.” tegas Dominic. 

Forum Indonesia Carbon Market Outlook 2026 merupakan kerja sama antara UK PACT bersama dengan INDEF dan Eco Securities. Acara ini juga dihadiri oleh Executive Director INDEF Esther Sri Astuti, Head of Climate Policy and Finance Kedutaan Besar Inggris Jakarta Judith A’ Bear, dan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Nani Hendiarti. (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pariwisata Program Unggulan Badung

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta