Banner Bawah

Kolaborasi RI-India di Prambanan, Pemuda Harus Diberi Ruang dan Ambil Peran

Admin - atnews

2026-03-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kolaborasi RI-India di Prambanan, Pemuda Harus Diberi Ruang dan Ambil Peran
Ketua Umum Indonesia-India Youth Forum, Ravindra (ist/Atnews)

Jakarta (Atnews) - Kerja sama antara Kementerian Kebudayaan RI dan Archaeological Survey of India (ASI) dalam pemugaran Candi Prambanan mendapat respons positif dari kalangan pemuda.

Ketua Umum Indonesia-India Youth Forum, Ravindra, menilai kolaborasi ini tidak hanya soal pelestarian cagar budaya, tetapi juga bagian dari penguatan hubungan strategis Indonesia dan India.

“Ini bukan sekadar proyek pemugaran. Ada dimensi yang lebih besar, yaitu bagaimana Indonesia dan India memperkuat hubungan peradaban yang memang sudah lama terjalin,” kata Ravindra, Sabtu (21/3/2026).

Menurutnya, keterlibatan ASI yang berpengalaman menangani berbagai situs warisan dunia menunjukkan bahwa kerja sama ini memiliki nilai strategis, baik dari sisi teknis maupun diplomasi budaya.

Ia mengingatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pihak yang menerima manfaat, tetapi juga ikut menentukan arah dalam kerja sama tersebut.

“Jangan sampai kita hanya jadi tempat. Harus ada transfer knowledge yang jelas, supaya ke depan kita juga punya kapasitas yang kuat,” ujarnya.

Ravindra menegaskan, generasi muda harus diberi ruang sekaligus didorong untuk mengambil peran dalam proses ini, terutama dalam pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI).

“Anak muda jangan hanya jadi penonton. Harus dilibatkan sejak awal, apalagi kita punya kekuatan di teknologi. Ini momentum yang tidak boleh dilewatkan,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan kesiapan Indonesia-India Youth Forum (IIYF) untuk menjadi jembatan dalam proses transfer pengetahuan antara kedua negara.

“IIYF siap mengambil peran sebagai jembatan transfer knowledge, khususnya dalam melibatkan generasi muda kedua negara, baik di bidang teknologi maupun pelestarian budaya,” tegasnya.

Ravindra berharap kolaborasi ini dapat dikembangkan lebih jauh dan berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada proyek pemugaran, tetapi juga membuka ruang kerja sama di bidang riset dan pertukaran pemuda.

“Kalau ini dijaga konsistensinya, saya kira bisa jadi model baru hubungan Indonesia-India ke depan,” tutupnya. (Z/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Riad Tingkatkan SDM lewat Yoga

Terpopuler

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif