Banner Bawah

Seminar FP Unud, Pokli Jadi Relawan Dinilai Percepat Bali Menuju Kehancuran?

Admin 2 - atnews

2026-03-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Seminar FP Unud, Pokli Jadi Relawan Dinilai Percepat Bali Menuju Kehancuran?
Seminar FP Unud (ist/atnews)

Denpasar (Atnews) - Keberadaan Kelompok Ahli (Pokli) Gubernur Bali Wayan Koster dan Pokli tingkat kabupaten yang bertindak sebagai relawan berdampak buruk pada laju pembangunan Bali. 

Dinilai kehancuran Bali semakin cepat, karena para pokli melihat ketidakberesan kebijakan dan manajemen Bali mulutnya tetap tertutup rapat.

Hal itu diungkapkan Antropolog Bali Dr. I Ngurah Suryawan saat berbicara pada seminar bulanan Prodi Agribisnis FP Unud di Gedung Agrokomplek, Jln PB Sudirman Denpasar, Jumat (13/3).

Menurut Ngurah Suryawan, pokli sepatutnya tetap menunjukkan independensinya dalam mencermati proses dan progres pembangunan Bali. 

“Akademisi itu kan buruh negara, janganlah pokli sebagai afiliator partai atau kepala daerah. Tunjukkan sikap kritis dan kemandirian sehingga laju pembangunan Bali tidak hanya ditentukan pendekatan kapitalisme tetapi juga budaya Bali tetap mengakar, dan lanskap tidak hancur dalam tempo cepat,” tegas Dosen Fisip Unwar itu.

Tanda-tanda kehancuran Bali, kata Ngurah Suryawan, keberadaan orang Bali sudah terpisah dengan tanahnya. Ketika harga tanah melambung tinggi, orang Bali menjual tanahnya dengan cepat. 

Pembelinya, kata dia, antara investor Jakarta dan asing yang membuat orang Bali terasing di negeri sendiri. “Fenomena sosial, orang Bali sulit beli tanah di Bali sudah lama mencuat. Perlu regulasi dan pengawasan lebih ketat, sehingga tanah Bali tetap memberi manfaat bagi penduduk lokal,” paparnya.

Sependapat dengan Ngurah Suryawan, dosen Prodi Agribisnis FP Unud Dr. I Ketut Surya Diarta, SP., M.A menyatakan prihatin atas kondisi pokli hanya bertindak sebagai stempel kebijakan pemimpin daerah. 

“Harusnya pokli bertindak sebagai begawan, bukan sekedar relawan. Sebagai begawan, anggota pokli harus bisa memberikan pendapat kritis atas kebijakan yang tidak sesuai dengan kepentingan atau kebutuhan Bali,” tegasnya. 

Ditambahkan, sikap akademisi yang cenderung melempem berpotensi melemahkan Bali dalam segala aspek. 

Sedangkan, Guru besar FP Unud Prof. Dr. Ir. I Gde Pitana, M.Sc., dan Prof. Dr. Ir. I Ketut Suamba, MP menekankan perlu indipendensi dan kebebasan berekpresi. 

“Adik-adik mahasiswa dan dosen muda, selalu mengasah daya pikir kritis sehingga berani menyatakan kebenaran kendati dikecam sana-sini,” ujar Prof. Dr. I Gde Pitana. 

Sementara itu, Prof. Suamba mencermati adanya budaya ewuh pakewuh akibat dominasi kekuasaan pejabat daerah yang sangat kuat. 

Kondisi itu, katanya, membuat kalangan akademis “terkungkung” pada sikap dukung - mendukung.

Kegiatan seminar bulanan Prodi Agribisnis Unud diselenggarakan untuk mengasah daya kritis civitas akademis. 

Koprodi Agribisnis Dr. Luh Prima Kemala Dewi, SP., M.Agb., berharap seminar ilmiah mampu meningkatkan iklim akademis di Unud yang semakin dinamis. (Z/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Koster Ingin Penyelenggaraan Pemerintahan Berlangsung Tertib

Terpopuler

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Tengah Tekanan Global, Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif

Ari Dwipayana Raih Penghargaan Tokoh Hindu Inspiratif