Banner Bawah

Puspa Negara Dukung Program Lansia Badung Dorong Reward Naik Rp 5 Juta

Admin 2 - atnews

2026-01-29
Bagikan :
Dokumentasi dari - Puspa Negara Dukung Program Lansia Badung Dorong Reward Naik Rp 5 Juta
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara (ist/Atnews)

Badung (Atnews) - Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Puspa Negara menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang dinilai humanis dan berdampak positif bagi kesejahteraan warga lanjut usia (lansia).

Kebijakan tersebut diwujudkan melalui program pemberian penghargaan kepada lansia yang berhasil melampaui Usia Harapan Hidup (UHH) 75 tahun ke atas. 

Program ini dinilai tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mampu membangkitkan semangat hidup dan kebahagiaan para lansia di Kabupaten Badung.

Kini, para lansia Badung diibaratkan dapat bernyanyi "Don’t Worry, Be Happy", seiring harapan ke depan agar nominal penghargaan dapat ditingkatkan menjadi Rp 5 juta per lansia berusia di atas 75 tahun.

Puspa Negara menegaskan bahwa lansia yang sehat dan bahagia merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 Pasalnya, lansia membutuhkan penyesuaian gaya hidup serta dukungan lingkungan agar tetap produktif dan bermartabat.

"Program ini jelas merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung yang sangat baik dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang sehat lahir dan bathin, bahagia, sejahtera dan berkeadilan antar generasi," kata Puspa Negara, Kamis, 29 Januari 2026.

Secara simbolis, penghargaan tersebut telah diserahkan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, kepada para lansia di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu, 28 Januari 2026.

Menurut Puspa Negara, lansia merupakan tahap akhir siklus hidup manusia yang berdasarkan standar WHO dan Kementerian Kesehatan RI ditetapkan pada usia 60 tahun ke atas. Pada fase ini, seseorang mengalami penurunan fungsi fisik, kognitif, dan sosial sehingga memerlukan dukungan berkelanjutan dari lingkungan sekitar.

Meski demikian, lansia kerap dipandang sebagai beban, padahal mereka masih memiliki potensi dan dapat menjadi teladan nyata dalam menjaga kesehatan lahir dan batin hingga mencapai usia panjang.

Lebih lanjut, Puspa Negara menyebutkan Usia Harapan Hidup (UHH) merupakan indikator penting yang mencerminkan derajat kesehatan, kualitas gizi, serta kesejahteraan sosial-ekonomi suatu daerah. Angka UHH juga menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam pelayanan kesehatan, sanitasi, dan pembangunan kualitas hidup masyarakat.

"Saya sepakat dengan Bupati bahwa kebijakan ini tidak semata berorientasi pada aspek kesejahteraan ekonomi, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan inspiratif bagi masyarakat, khususnya generasi muda," kata Puspa Negara.

Puspa Negara juga menambahkan bahwa para lansia yang mampu melampaui UHH layak dijadikan panutan dalam menerapkan pola hidup sehat, baik secara fisik, mental, maupun sosial.

"Penghargaan senilai Rp 3 juta/orang lansia ini, tapi berharap kelak diberikan Rp 5 jt/orang lansia umur diatas 75 tahun. Hal ini menunjukan apresiasi yg setara atas dedikasi para sesepuh, sekaligus untuk menginspirasi generasi muda agar menerapkan pola hidup sehat dan berkelanjutan," tambahnya.

Program penghargaan ini menyasar lansia berusia di atas 75 tahun di seluruh wilayah Kabupaten Badung, dengan target penerima berkisar antara 18.000 hingga 19.000 orang yang memenuhi syarat.

"Kebijakan ini menunjukkan perhatian yang baik dari pemerintah terhadap isu kesehatan lansia sekaligus mempertegas komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan," kata Puspa Negara.

Pada Periode II, tercatat sebanyak 9.121 lansia telah menerima penghargaan senilai Rp 3 juta. Program ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Badung Nomor 50 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan kepada Masyarakat atas Prestasi Melampaui Usia Harapan Hidup (UHH). 

Menurutnya, senyum para lansia Badung kini sejalan dengan pesan lagu legendaris "Don’t Worry, Be Happy" karya Bobby McFerrin yang mengajak setiap orang untuk tidak larut dalam kekhawatiran dan memilih hidup bahagia.

"Program reward terhadap lansia ini positif dan layak diteruskan ditingkatkan serta berkelanjutan, disisi lain tetap kami monitor dengan seksama," pungkasnya. (WIG/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : IFAD Minta Mendes PDTT Berbagi Pengalaman Program Dana Desa 

Terpopuler

Keutamaan Makna Brata Shivaratri dan Aktualisasinya Dewasa Ini

Keutamaan Makna Brata Shivaratri dan Aktualisasinya Dewasa Ini

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Indonesia Kekurangan Tenaga Medis, Presiden Prabowo Ajak Universitas Inggris Dirikan 10 Kampus Berstandar Dunia di RI

Indonesia Kekurangan Tenaga Medis, Presiden Prabowo Ajak Universitas Inggris Dirikan 10 Kampus Berstandar Dunia di RI

PHDI Menang Gugatan ke-10, Pastikan Legalitas dan Selamatkan Bantuan Negara untuk Umat Hindu

PHDI Menang Gugatan ke-10, Pastikan Legalitas dan Selamatkan Bantuan Negara untuk Umat Hindu

Dari Kearifan Lokal ke Etika Global: Menata Kehadiran Hindu Indonesia di Dunia

Dari Kearifan Lokal ke Etika Global: Menata Kehadiran Hindu Indonesia di Dunia