Sehat di Usia Senja: Upaya Puskesmas IV Denpasar Selatan dan FKIK Warmadewa Kendalikan Penyakit Tidak Menular
Admin 2 - atnews
2026-01-17
Bagikan :
Puskesmas IV Denpasar Selatan dan FKIK Warmadewa (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Memasuki usia lanjut bukan berarti harus menyerah pada penyakit. Namun, fakta menunjukkan bahwa dalam tiga dekade terakhir, dunia kesehatan menghadapi pergeseran beban penyakit dari penyakit menular menjadi Penyakit Tidak Menular (PTM).
Fenomena ini juga terlihat nyata di wilayah kerja Puskesmas IV Denpasar Selatan, di mana angka penderita Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi di kalangan lansia masih tergolong tinggi.
Menyikapi hal tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa yang dipimpin oleh Dr. dr. Luh Gede Sri Yenny, Sp.PD, FINASIM, menggelar aksi nyata pada 30 Agustus 2025. Kegiatan ini menyasar kelompok lanjut usia yang tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas IV Denpasar Selatan.
Edukasi Sebagai Kunci Pencegahan
Masalah utama yang ditemukan di lapangan adalah masih rendahnya pemahaman lansia mengenai cara pencegahan dan penatalaksanaan penyakit kronis secara mandiri. Melalui penyuluhan kesehatan yang interaktif, para lansia diberikan pemahaman mendalam menggunakan media visual dan video edukasi.
"Kami ingin para lansia tidak hanya mengetahui mereka sakit apa, tapi juga paham bagaimana mengelola pola hidup agar penyakitnya terkontrol. Pengetahuan adalah modal utama dalam melawan PTM," ujar dr. Sri Yenny. Para lansia juga sangat antusias dalam acara ini dilihat dari banyaknya peserta yang hadir.
Deteksi Dini dan Kepedulian Sosial
Tak hanya sekadar teori, kegiatan ini juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Para lansia menjalani pemeriksaan screening PTM yang meliputi pengecekan tekanan darah (Hipertensi), kadar gula darah (DM), serta profil lemak darah (Dislipidemia). Deteksi dini ini sangat krusial agar penanganan medis dapat dilakukan sebelum terjadi komplikasi yang lebih berat.
Aspek ekonomi
Menyadari bahwa sebagian besar peserta adalah pensiun atau sudah tidak bekerja dengan pendapatan terbatas, tim memberikan bantuan paket sembako khusus. Paket tersebut berisi susu tinggi kalsium dan gula rendah kalori yang memang dirancang untuk mendukung kebutuhan nutrisi penderita PTM.
Komitmen Bersama
Kolaborasi antara akademisi dan fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas IV Denpasar Selatan diharapkan dapat menekan laju prevalensi PTM di Bali. Dengan tubuh yang sehat dan penyakit yang terkontrol, para lansia diharapkan tetap bisa menikmati masa tua dengan produktif dan bahagia.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap kesehatan lansia memerlukan pendekatan holistikāmulai dari edukasi medis, deteksi dini, hingga dukungan gizi yang tepat. (Z/002)