Seorang Pemuda Hilang Saat Mencari Pakan Ternak di Nusa Penida
Banner Bawah

Seorang Pemuda Hilang Saat Mencari Pakan Ternak di Nusa Penida

Atmadja - atnews

2019-09-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - Seorang Pemuda Hilang Saat Mencari Pakan Ternak di Nusa Penida
Slider 1
NUSA PENIDA --- Nasib naas dialami pemuda asal Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, ia hilang saat mencari makanan ternak di sekitar Pasih Naup. 
I Made Badra (25) pemuda itu hilang tanpa diketahui jejaknya hingga bwrita ini ditulis korban belum diketemukan.
Pagi itu korban bersama bapaknya pergi ke ladang pada hari Senin (2/9) sekitar pukul 07.00 Wita untuk mencari dedaunan pakan ternak. Mereka masing-masing menggunakan sepeda motor, namun belum sampai tujuan ban motor yang dikendarai bapaknya bocor. 
Sementara Bapaknya kembali memperbaiki ban bocor, pemuda itu melanjutkan perjalanan menuju ladang. Lama berselang, ia kembali menemui  Made Badra akan tetapi hanya sepeda motornya saja yang didapat, selanjutnya ia mencari di kandang sapi miliknya dan dilihat sapinya belum mendapatkan makanan, keberadaan anaknya pun nihil. 
Keluarga korban beserta warga banjar sudah berusaha melakukan pencarian, dan sampai dengan petang pemuda itu tak kunjung ditemukan. Terakhir terlihat, korban menggunakan jaket merah.
Sri Wardoyo selaku pelaksana harian Kepala Kantor Basarnas Bali mengungkapkan bahwa, tim nya menerima laporan baru siang tadi, Selasa (3/9) pada pukul 08.10 Wita. "Setelah terima laporan, 4 personil yang berada di Unit Siaga SAR Nusa Penida bergerak menuju lokasi, kira-kira 1 jam perjalanan mereka tiba dan langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan aparat setempat," jelas Sri Wardoyo. Setelah menggali informasi, diperoleh keterangan bahwa ada tanda-tanda keberadaan korban, yakni daun-daun pakan ternak yang sudah terpotong namun belum terikat. Selain itu warga setempat yang sudah menyisiri sekitar ladang menemukan jejak seperti bekas orang terperosok tak jauh dari lokasi ditemukannya potongan-potongan daun. Dugaan sementara korban terperosok dan jatuh ke laut, karena dari hasil penyisiran di ladang dan seputaran pinggiran tebing nihil. "Tebing tersebut tingginya sekitar 10 meter dan tidak terlalu curam, masih bisa dilewati dan sudah dicari diseputaran tempat biasanya korban mencari pangan ternak sampai dasar tebing, namun tidak ada hasil," jelasnya.
Tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di perairan dengan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) dan juga beberapa jukung milik nelayan setempat. Shorti pertama pencarian berlangsung sampai dengan pukul 15.40 Wita dengan 5 orang personil dari Basarnas Bali. Penyisiran dilakukan ke arah barat dan utara dari perairan Crystal Bay. Sampai dengan saat ini korban belum berhasil ditemukan. Selain Basarnas Bali, tim SAR gabungan yang terlibat operasi SAR diantaranya BPBD, Balawista, Polsek Nusa Penida, Babinkamtibnas, nelayan, dan warga setempat. (ay/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Pimpin Rapat Persiapan Rangkaian Upacara  di Pura  Agung Besakih 

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger