Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Swara Giri Banjar Gunung Pemogan Bius Penonton
Banner Bawah

Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Swara Giri Banjar Gunung Pemogan Bius Penonton

Atmadja - atnews

2019-07-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Swara Giri Banjar Gunung Pemogan Bius Penonton
Slider 1
Denpasar, 12/7 (Atnews) - Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Swara Giri Banjar Gunung, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Duta Kota Denpasar tampil apik di parade gong kebyar anak-anak serangkaian Pesta Kesenian Bali XLI dengan tarian Kreasi Wayu Anguan di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Jumat (11/7) malam.
Dalam Pagelaran Parade Gong Kebyar Anak-anak tampak hadir Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, serta Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara.
Sebelumnya Sekaa Gong Kebyar Anak-anak menampilkan tarian kreasi Tenggek yang juga merupakan burung maskot fauna Kota Denpasar yang diciptakan I Made Sukarda, S.Sn dan pencipta Tabuh I Ketut Suandita, S.Sn. Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Swara Giri Banjar Gunung tampil memukau dengan riuh tepuk tangan penonton. Kemudian Sekaa Gong Kebyar Wanita Puspasari Banjar Lebah menampilkan Tarian Kreasi Wayu Anguan.
Penata tari I Made Gede Dwipayana  dan Penata tabuh Ketut Adi Wirahasa mengatakan tarian Wayu Anguan berasal dari kata Wayu identik dengean bayu yang merupakan penggabungan dari emosional, keinginan, nafsu, api dan air yang terkombinasi secara harmonis. Anguan dalam bahasa sansekerta berarti mengembara. Wayu Anguan berarti tenaga atau kekuatan yang selalu mengembara sebagai bentuk jiwa atau pramana. Wayu sering disimbolkan dengan Hanoman yang identik dengan istilah sinom yang artinya daun muda, itu sebabnya Wayu dalam konteks Pramana (Jiwa) selalu muda.
Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra yang hadir menyaksikan, mengatakan pementasan yang ditampilkan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Swara Giri membanggakan. Semangat yang ditunjukan sekaa gong, penari hingga persiapan yang dilaksanakan seluruh krama banjar serta tim sangat patut diapresiasi. (Eka/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Transaksi Non Tunai di Bali Ada Diperingkat Dua

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger