Murid SD Kota Denpasar Diajak Buat Layangan Jenis Tradisional Bali
Banner Bawah

Murid SD Kota Denpasar Diajak Buat Layangan Jenis Tradisional Bali

Artaya - atnews

2019-06-18
Bagikan :
Dokumentasi dari - Murid SD Kota Denpasar Diajak Buat Layangan Jenis Tradisional Bali
Slider 1
Denpasar 18/6 (Atnews) – Pemerintah Kota Denpasar melalui Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) daerah ini menggandeng Sanggar Hung Bali dan Sekehe Rare Anggon Andel – Andel menggelar Workshop Layang – Layang Tradisional Bali yang bertajuk “Mai Melayangan” di areal Pura Dalem Pengembak Sanur.
 Workshop layangan tradisional ini dibuka Ketua FORMI Kota Denpasar yang juga Kadisbud Kota Denpasar, I.GN Bagus Mataram melibatkan perwakilan siswa sekolah dasar se- Kota Denpasar yang dibagi menjadi 25 kelompok terdiri dari 5 orang.
Setiap kelompok ditugaskan mengerjakan layang- layang tradisional Bali jenis Bebean berukuran 120 cm dengan dibimbing sejumlah narasumber diantaranya I Kadek Suprapta Meranggi, I Nyoman Danu Budiarta serta I Gede Agus Suprapta. Selain itu dilaksanakan perakitan Layang- Layang berukuran 350 cm dengan bahan dasar seluruh layangan berasal dari bahan ramah lingkungan.” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, workshop ini semoga dapat dimanfaatkan oleh anak – anak untuk menambah wawasan dan menggali informasi seputar layang- layang Tradisional Bali. “Melalui kegiatan ini semoga dapat memperkenalkan warisan kearifan lokal kepada anak- anak sejak dini agar keberlangsungannya tetap lestari ditengah era modernisasi dan juga penting sebagai sarana melatih kerjasama dan mental anak yang berguna bagi masa depannya.
Salah satu peserta workshop, Ketut Ariawan asal SDN 5 Kesiman merasa sangat senang dapat mengikuti workshop layang- layang tradsional Bali “Mai Melayangan”. Ketut pun menjelaskan proses membuat layangan mulai dari meraut batang tengah bambu, kemudian memasang tapak bawah (bagian pinggang), memasang tapak atas (bagian kepala), hingga kepada proses memasang kertas (nukub) layangan. “Tentu banyak wawasan bermanfaat yang saya dan teman- teman dapatkan mengenai layang- layang tradisional dengan mengikuti kegatan ini” ucapnya.(*/02)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gempa 8,9 SR Mentawai Mengancam Sumbar

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

DPRD Badung Ucapakan Hari Raya Waisak

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger

Puncak Yadnya Kasada 2026, Panglima Komando Armada II Dikukuhkan Jadi Warga Kehormatan Sesepuh Tengger